Baca Berita

Talkshow Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BPBD Kota Denpasar

Oleh : rpkd | 18 September 2018 | Dibaca : 131 Pengunjung

Selasa 18 September 2018

 

Gempa bumi adalah salah satu bencana alam yang sering melanda Indonesia karena letak geologinya yang berada di zona subduksi lempeng tektonik. Gempa bumi (Earthquake) merupakan gelombang yang terjadi di permukaan bumi akibat berbagi faktor seperti gerakan lempeng tektonik, erupsi gunung api atau longsor. Gempa yang sering berkekuatan besar dan paling banyak menelan korban jiwa dan fisik adalah gempa tektonik. Gempa tektonik adalah gempa yang diakibatkan oleh tumbukan lempeng tektonik.

Indonesia menjadi salah satu negara dengan resiko gempa tinggi karena berada di zona subduksi Lempeng Indo Australia dengan Lempeng Eurasia. Wilayah paling sering dilanda gempa adalah wilayah selatan sepanjang Sumatera hingga Nusa Tenggara. Gempa bumi dapat mengakibatkan berbagi kerusakan bangunan, jalan, jembatan dan lainnya. Dampak susulan dari gempa bumi bisa tsunami atau tanah longsor. Kebanyakan korban jiwa akibat gempa disebabkan tertimpa bangunan karena tidak sempat menyelamatkan diri atau konstruksi bangunan yang tidak didesain tahan gempa. Sebagai masyarakat yang hidup di daerah rawan bencana geologi, kita harus memiliki ilmu mengenai cara mengenali dan memahami karakteristik bencana tersebut untuk mengurangi jumlah korban jiwa.

Beberapa hari belakangan setelah terjadi gempa bumi di Lombok dengan magnitude 7 SR, dan gempa susulan yang sering terjadi, maka dari BPBD Kota Denpasar terus melakukan sosialisasi sampai tingkat terbawah seperti sekolah maupun banjar, hal ini dilakukan guna memberikan edukasi sehingga tidak timbul informasi simpang siur atau hoax. BPBD Kota Denpasar juga melakukan koordinasi dengan pelaku pariwisata untuk tanggap bencana jika terjadi kebencanaan di sekitarnya. Seperti jika terjadi tsunami, warga di pesisir bisa menggunakan gedung tinggi yang ada di sekitarnya dikarenakan Kota Denpasar sendiri dataran rendah yang hampir sejajar dengan permukaan air laut. – Ir. Dewa Made Wesnawa Wedagama, M.Si – Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Denpasar . (db)


Oleh : rpkd | 18 September 2018 | Dibaca : 131 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Foto
FOTO KUNJUNGAN
Video
Video Pemilihan Putra Putri Tuna rungu Bali 2014
Facebook
Twitter