Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website Radio Pemerintah Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?
Baca Artikel

Talkhow Bersama PMI Kota Denpasar Terkait Hari Palang Merah Sedunia

Oleh : rpkd | 08 Mei 2017 | Dibaca : 1150 Pengunjung

Talkhow Bersama PMI Kota Denpasar Terkait Hari Palang Merah Sedunia

Tema Talkhow : Hari Palang Merah Sedunia

Narasumber : Made Mudra ( Wakil Ketu 2 Bidang Relawan dan Kebencanaan)

                        Gusti Putu Sukawinaya ( Kepala Bidang Pelayanan)

Host : Diah Wijayanthi

 

Hari Palang Merah Sedunia, Senin 8 Mei 2017  dengan tema “PMI Dimanapun Untuk Siapapun” diawali apel bersama di markas PMI Provinsi Bali yang melibatkan unsur pengurus, markas dan relawan. Palang Merah Indonesia (PMI) adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. Palang Merah Indonesia tidak memihak golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu.Palang Merah Indonesia dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya.

PMI mempunyai tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan.Sampai saat ini PMI telah berada di 33 PMI Daerah (tingkat provinsi) dan sekitar 408 PMI Cabang (tingkat kota/kabupaten) di seluruh Indonesia.

 Tugas PMI di Kota Denpasar tidak lepas dari sosial kemanusiaan, pertama menyediakan  pelayanan ambulance siaga 24 jam bekerja sama dengan BPBD Kota Denpasar, kegiatan donor darah, kegiatan kebencanaan, dan kemudiakan ambulance bagi perusahaan atau perkantoran yang memerlukan ambulance dalam kegiatannya seperti hari ulang tahun. Saat perang PMI menggunakan tanda pengenal dan simbol perlindungan untuk para relawan.

PMI menyediakan kantong darah yang berasal donor darah  yang secara sukarela baik dari sekolah atau organisaasi, kemudian darah tersebut diproses oleh PMI lalu dibawa  ke Unit Transfusi Darah (UTD) di Rumah Sakit Wangaya. Pengediaan darah di UTD belum bisa memenuhi kebutuhan masarayakat, dimana PMI saat ini hanya mampu memenuhi 90% dari kebutuhan masyarakat. Untuk Denpasar yang kesulitan mencari katong darah, bisa mencari di UGD RS Wangaya atau bisa menghubungi PMI Kota Denpasar.

Syarat menjadi pendonor darah : sehat jasmani dan rohani, berat badan minimum 50 kg dan umur minimum 18 tahun. Yang mendonorkan darah akan dicek kesehatan, berat badan dan HB terlebih dahulu. Jika sudah memenuhi syarat baru darah bisa diambil.

Manfaat dai donor darah : secara tidak langsung darah dari masrayarkat bisa di cek darahnya dan mendapatkan cek darah gratis, mendapatkan amal bakti.

Harapan dari kedua narasumber yaitu agara masyarakat mau membantu mendonorkan  darah secara sukarela dan bagi masyarakat yang ingin menjadi sukarelawan bisa langsung menghubungi pmi kota denpasar. (O.W)

 


Oleh : rpkd | 08 Mei 2017 | Dibaca : 1150 Pengunjung


Artikel Lainnya :

Lihat Arsip Artikel Lainnya :

 



Facebook
Twitter